” bagaimana pun rupa mu, aku masih bisa mengenali mu, “serunya sedikit teriak.

***

aku tidak pernah berharap dia melihat pertunjukkan ku kali ini.

***

” ya aku tahu kita memiliki perasaan yang sama. Namun, kita bisa apa? Tuhan sedang menyapa kita.”

Kembali diam, sambil menghisap rokoknya lebih dalam. Tatapan matanya jauh tak bisa ku terawang. Ada terlalu banyak kekhawatiran dari satu ketenangan. Dia tidak sesantai biasanya.

“kamu, adalah kebahagiaan ku,”

Dia menyudahi rokoknya. Menatap ku dalam. dan dia berkata, “kamu adalah Ujian ku.”

Dia bangkit, berlalu pergi. Sama sekali dia tak menoleh kepada ku lagi.

***
Kebahagiaan tidak selalu kenikmatan murni yang diberi Tuhan. Bisa jadi hal tersebut adalah ujian untuk meraih kehidupan yang lebih baik. (itu jika aku munafik).

 

Kebahagiaan selalu sesuatu yang membuat mu gila. Puas, bergairah. Tidak perduli karena apa kamu bahagia. Kebahagiaan adalah kenikmataan yang nyata. Menurut mu. Bukan menurut siapa pun. Kebahagiaan tidak pernah membuat mu menangis atau pun merana. 😀

Advertisements