Dia, sang pencabut nyawa

Dan mata terus menatap namanya.

Tanpa jeda, Tanpa koma.

Serentetan kalimat terus berputar dalam otak!

Sepersekian detik oksigen enggan masuk dalam aliran darah.

Bumi tak lagi bersahabat. Mengusir ku dalam benaknya.

Aku hanya bisa merasakan hidup tersendat dalam sela sela tenggorokan.

Argh! Tercekat, semua otot dalam jaringan tubuh ku, menolak untuk meronta. Lemah. Layu.

***

Hanya karena melihat namanya saja, seperti sudah kehilangan nyawa.

Entah bagaimana jika bertemu langsung dengan orangnya.

***

Dialah sang pencabut nyawa.

#Kehilangan suasana di tengah perjalanan. Membawa awal tidak pada akhir yang sempurna.

Advertisements