Tentang Tatapan Mata (prolog)

12 September 2013

* Teras R. DJelanjtik. Kamu berdiri diantara teman mu. Berbincang kesana kemari. Aku melihat mu, begitu pun kamu. Mata kita bertemu. Mulut sudah ingin mengajak berbincang. Namun aku terus berlalu seakan acuh.

* sedikit berlari di anak tangga. sedikit tergesa gesa mencari kelas TA ada dimana. Ketika kamu masih berdiri disana. memperhatikan gerak ku yang payah sambil mulut mu bergerak membalas percakapan teman mu. ah lagi – lagi, ini sudah yang ke dua kalinya mata kita bertemu. hendak aku menyapa mu. Namun kamu saat itu juga membuang muka dari ku. sedikit tersentak, tapi aku buru buru berlalu. ada yang harus segera ku kejar dan itu lebih penting dari tatapan mata mu yang pergi dari ku.

Namun, setelah kesibukan ku yang kilat itu. dalam sepi aku bergumam, “tolong, jangan pernah lagi kamu membuang muka setelah menatap ku. setelah mata kita bertemu.”

***

untuk perempuan yang berbeda caranya memperlakukan ku. meski kami sama sama perempuan.

Advertisements