Surat untuk Kakak ku, Ord

150349

Kartu Pos dari kota Sror, Ord

Pernah ngerasa udah ga punya uang aja ketika baru beberapa menit yang lalu menerima amplop keramat (gajian) ?

PERNAH!!

Dan itu saya,

***

Kepada :

Ord,

Di Kota Ing

Tak ada permasalah yang genting pada uraian di atas. Hanya saja lama ingin sekali ‘curhat’ pada mu. Hi ord, sudah lamaaa sekali aku tak bercerita pada mu.

Ord, Aku baik – baik saja di sini. Bagaimana dengan kelana mu yang sepertinya tanpa ujung? Masih setia dengan bunga matahari yang kamu gandrungi itu? Masihkah kamu bawa bersama mu, setoples biji bunga matahari beserta mantra – mantra ciptaan kekaasih mu? Ah Ord, Kamu dan Matahari memang satu. Kalian saling bertolak belakang namun saling mengisi disisi lain. Aku mengagumi kalian.

Oh ya Ord, kartu pos mu dari kota Omain sudah aku terima dengan baik. Aku gantung dengan rapi di dinding. Berbaris satu – satu dengan kartu pos mu yang lain. Aku suka sekali dengan tiap kartu pos yang kamu kirim. Suka sekali dengan cerita dan syair yang kamu selipkan diantaranya. Terimasih Ord, kamu selalu mengingat ku meski aku tak selalu demikian terhadap mu. Kamu pernah menanyakan kabar pada ku, Aku baik – baik saja. Aku baik sekali Ord. Kondisi ku di sini sangaat menyenangkan. Sampai – sampai aku kepayahan mengikuti ritme yang ada. Jantung ku tak beraturan degupnya. Tak jarang aku harus berbaring sejenak, mengatur nafas lalu berlarian lagi kesana kemari. Di sini semua sangat sibuk Ord. Semua. Banyak manusia yang bisa membelah dirinya, membelah otaknya demi menyelesaikan apa yang dikata dengan ‘task’.

Hmmmm, aku ingin sekali pulang Ord. Aku ingin pulang. Aku lelah Ord. “Aku kangen diriku dan kehidupan ku yang dulu”. Yang bebas tanpa tanggung jawab. Yah, tapi mustahil kan ya Ord, hidup tanpa tanggung jawab. Tanggung Jawab pada diri sendiri dan orang lain.

Ord, mungkin ketika aku bisa pulang nanti. Aku akan mengganti jantung ku ini dengan jantung yang baru. Supaya lebih prima, ah dan juga mengupgrade otak ku. yah mungkin menambah dan mengurangi salah satu sisi. Agar performa nya biar lebih tangguh dan cekatan.

Aku akan menemui mu Ord, setelah semua yang ada di sini selesai dengan sempurna. Sampai aku mengganti jantung dan otak ku. Setelah itu aku akan menemui mu, dan Matahari.

Aku mungkin akan menemui sendiri, tidak bersama kembaran ku (sejak kapan aku punya kembaran ya. hakhahak). Tidak tidak, aku tidak ingin membelah diriku hanya untuk mendapatkan kembaran. Tidak akan.

See ya another ‘time’ Ord 🙂

Your’s, Mirrors

 Di Kota Sror

NB : *Gambar Kota dari : http://wall.alphacoders.com/

Advertisements